Islam in Taiwan

Open Recruitment Panitia AISC-Taiwan 2013

Posted on

Assalamualaikum, Brothers and Sisters…Just want to inform you…Welcome and Join Us to be part of AISC-Taiwan (Annual International Scholars Conference in Taiwan) 2013 committee ! To join please enter your data in below…https://docs.google.com/ spreadsheet/ viewform?formkey=dGNKWEpzSTl0YT QzR0diRGFacmdWc2c6MQ For further information about this event : http://ic3t.org/aisct2013 Any questions please contact Intan Dzikria (+886 934149411) Thank you…. Organized by:IC3T […]

Islam in Taiwan

Idul Adha 1431 H

Posted on

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1431 H Semoga contoh indah dari Nabi Ibrahim dan anaknya Ismail menambah keimanan dan rasa belas kasih kepada sesama. Semoga saudara,orang tua dan kerabat-kerabat kita yang sedang melaksanakan ibadah haji diberikan kelancaran,kesehatan, keselamatan dan semoga ibadah Haji mereka diterima oleh Allah Azza Wa Jalla dan menjadi Haji yang mabrur.  Amin […]

Islam in Taiwan

Kesan Pertama sebagai Muslim di Taiwan

Posted on

Cerita berikut memaparkan kesan pertama saya menginjakkan kaki sampai saat ini (satu bulan) di Taiwan terkait dengan kehidupan Islam di Taiwan atau orang mengenalnya dengan negeri Formosa.

Formosa, kata itu berasal dari bahasa Portugis llha Formosa yang artinya beautiful island atau pulau (Negara) yang indah. Taiwan dengan mayoritas penduduknya cenderung tidak memiliki agama yang pasti, sungguh keberadaan Islam di Taiwan menjadi hal yang sangat luar biasa menurut saya. Dengan metode penyebaran melalui para TKI (Tenaga Kerja Indonesia dan Tenaga Kerja Intelektual) (maaf sebelumnya bukan berarti ‘TKI’ tidak intelek tapi ini adalah penyetaraan yang dibuat bahwa kita semua orang Indonesia tidak ada perbedaan baik pekerja maupun pelajar dengan sama-sama dipanggil TKI kita semua adalah orang Indonesia, boleh dianggap serius boleh juga untuk candaan belaka J) ini adalah sebuah kebetulan yang tidak bisa juga dianggap sebagai kebetulan karena semua telah ada “garis kehidupan Islam” dari Allah untuk tetap “memenangkan” agama Islam.

Muslim atau Islam, ya, kata itu sangatlah asing bagi penduduk Taiwan. Kita semua umat muslim menjadi “artis” di sini terutama para akhwat. Bagaimana tidak, mereka bingung melihat di panas terik matahari para akhwat tetap memakai jilbab, tidakkah mereka kepanasan dan kegerahan?? (kurang lebih itulah yang ada dalam pikiran mereka). Tidak hanya itu ketika kita sholat berjamaah di ruangan terbuka tak sedikit orang yang “mononton” kita yang sedang sholat, ketika salam, lho ko banyak orang di belakang yang melihat kita kan bukan lagi ngelenong, he.. Ini adalah salah satu metode penyebaran Islam secara tidak langsung kepada mereka. Kita berusaha memperkenalkan Islam sehalus mungkin tanpa ada ‘cacat’ sedikit pun. “melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan Nya, itulah cara terhalus yang bisa kita lakukan untuk menyebarkan agama kita (menurut pikiran saya) betapa kuat dan indahnya toleransi Islam, bahkan kepada umat lain sekalipun. Hilangkan kata “teroris dan radikalisme” Islam dari mind set mereka karena kenyataannya kita umat muslim bukanlah seorang teroris atau pembuat kerusuhan di dunia.

Islam in Taiwan

Taiwan Muslims’ Struggle to Survive

Posted on

1. Introduction

With the ending of the cold war, under the banner of globalization and freedom, the West, led by the US and Europe, wishes to impose its culture, and social and economic systems on other countries, Muslim countries in particular. Modernization has become the excuse to overturn the tradition. The objective is for the West to control and monopolize the world resources. We need to understand that modernization is objective and relevant, and should not be defined purely based on scientific and economic achievements. Traditional value can be modified, and should not be denied and overturned. In the 21st century, with the advance in science and technology, and rapid changes in the social and economic development, a minority often faces the challenges of preserving its culture and tradition and at the same time copes with the rapid technology innovation and social economic development. History offers the best clue. From the study of the history, we can understand the situation of Muslim in Taiwan and assist them to overcome their difficulties.