News

Silaturahmi Formmit Utara Dua ke National Chiao Tung University (NCTU)

Minggu (16 Oktober 2016) formmit utara dua menggelar silaturahmi ke kampus wilayah utara dua National Chiao Tung University di Hsincu, Taiwan. Acara ini dilaksanakan tepatnya di mushola kampus NCTU, berlangsung pkl. 13.30 s/d 16.30.

whatsapp-image-2016-10-17-at-10-15-17-pm
Tilawah oleh mas Wahyu

whatsapp-image-2016-10-17-at-10-15-25-pm
Persiapan games
whatsapp-image-2016-10-17-at-10-15-44-pm
Persiapan games

Acara ini disambut hangat oleh mahasiswa NCTU, dan berlangsung dengan baik. Pembukaan acara oleh Fikri Ismail (Mahasiswa NCTU sekaligus pengurus formmit utada), dilanjutkan dengan tilawatil Qur’an oleh mas Wahyu (master student di NCTU) dan sambutan sekaligus motivasi dari Indra Lasmana Tarigan (Gubernur Formmit Utara Dua).

Beliau menyampaikan : “Kita bisa belajar dari kisah transformasi seokar burung elang menjadi Rajawali, yang harus melewati fase tersulit dalam hidupnya, agar bisa mencapai derajat tertinggi sebagai Rajawali. Kita juga bisa belajar dari perjalanan Air dari pegunungan menuju lautan yang luas, melewati batu halangan, melewati kotoran-kotoran, dan melewati fase tenangnya, guna mencapai tujuan akhirnya lautan yang luas” tujuan akhir manusia juga adalah khairah ummat, ummat terbaik, ummat yang bermanfaat bagi orang lain, tujuan manusia adalah tidak hanya menggapai kesholehan secara personal tapi menggapai kesolehan sosial.

“Dalam Al-Hajj : 77 Allah menegaskan agar senantiasa kita melakukan Sholat, Rukuk, beriman kepada Allah dan juga berbuat kebaikan untuk mencapai kemenangan yang sesungguhnya”.

 

whatsapp-image-2016-10-17-at-10-14-53-pm
Foto bersama, selepas rangkaian acara silaturahmi

Formmit bukan satu-satunya sarana atau washilah dalam berbuat baik, dalam membentuk kesholehan sosial itu, tapi formmit adalah salah satu jalan menuju kesana, dan kita butuh sinergisasi dan harmonisasi dalam bekerja, tidak menjadi masalah warna-warna yang kita miliki berbeda, tapi kita tetap satu tujuan, karena pelangi tidak akan indah hanya dengan satu warna, tapi butuh berbagai macan warna disana.  Hal yang sama juga kita dalam menebar cinta, menebar cita islam di bumi Taiwan ini, boleh jadi kita punya warna dan cara yang berbeda, tapi kita butuh satukan gerakan kita, butuh mengharmonikan gerakan kita agar menjadi pelangi yang Indah” ujar gubernur utada, disambut tawa peserta.

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *