Islamic Lectures

Silaturahim FORMMIT keCCU (Chinese Culture University)

Kemuliaan hari Jum’at ini begitu terasa di Taipei, di mana banyak kaum muslim yang memanfaatkannya untuk menjalin dan memperluas tali silaturahim. Hal itu pulalah yang dilakukan oleh FORMMIT. Selepas shalat Jum’at, Presiden FORMMIT dan Gubernur Utaratu menyambangi rekan-rekan mahasiswa muslim Indonesia di CCU (Chinese Culture University-中國文化大學) yang sebagian besar mahasiswa muslim Indonesianya berasal dari Universitas Airlangga dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

 

Kabut yang menggelayut di puncak-puncak gunung, itulah keindahan pemandangan yang menyambut rombongan ketika tiba di kampus indah CCU. Terdapat kurang lebih 15 mahasiswa Indonesia muslim di CCU yang terdiri dari 13 orang putrid dan 2 orang putra. Silaturahim sore itu berlangsung hangat dan menyenangkan.

Terdapat beberapa sesi pada acara tersebut, yaitu: ta’aruf (perkenalan), tausiyah, dan sharing/tanyajawab. Setiap orang yang hadir saling memperkenalkan diri masing-masing dan diharapkan tercipta kondisi yang lebih cair diantara peserta. Berikutnya adalah sesi tausiyah singkat yang mengulas tentang tingkatan ukhuwah (proses memaknai ukhuwah) yang terdiri dari:

1. Ta’aruf (perkenalan). Dimana setiap muslim harus senantiasa berusaha mengenal saudaranya. Mengenal disini bukan hanya secara jasadiyah (fisik), namun juga secara fiqriyah (pola pikir) dan nafsiyah (kejiwaan).

2. Tafahum (saling memahami).  Konsep tafahum menjadi sangat penting ketika pada hubungan antara sesama muslim. Dengan adanya kondisi saling memahami, maka  rasa persaudaraan sesame muslim akan meningkat dan semakin kuat.

3. Ta’awwun (saling tolong menolong).

لايُؤْمِنُأَحَدُكُمْحَتَّىيُحِبَّلأَخِيهِمَايُحِبُّلِنَفْسِهِ

Tidak beriman seseorang hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya (HR. Bukhari).

4. Tafakul (saling menanggung beban).

عَنْالنُّعْمَانِبْنِبَشِيرٍقَالَ: قَالَرَسُولُاللَّهِصَلَّىاللَّهُعَلَيْهِوَسَلَّمَ: مَثَلُالْمُؤْمِنِينَفِيتَوَادِّهِمْوَتَرَاحُمِهِمْوَتَعَاطُفِهِمْمَثَلُالْجَسَدِإِذَااشْتَكَىمِنْهُعُضْوٌتَدَاعَىلَهُسَائِرُالْجَسَدِبِالسَّهَرِوَالْحُمَّى (رَوَاهُمُسْلِمٌ).

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih saying bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam”. (HR. Muslim).

Sesi terakhir adalah sesi sharing seputar kehidupan kampus, kegiatan-kegiatan FORMMIT dan rencana kegiatan-kegiatan kedepannya. Semoga silaturahimini bernilai ibadah di sisi Allah swt. Wallahua’lam [FORMMIT/Humin]

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *