Events

Sharing Knowledge dengan Ph.D baru NTUST

Acara yang digagas divisi Keilmuan ini dihadiri sekitar 20 orang peserta. Adapun tujuan dari diadakanya “sharing knowledge ini adalah untuk berbagi pengalaman dari para ahli, sehingga bisa menjadi pelajaran, pengetahuan baru, bahan masukan maupun informasi bagi mahasiwa lain yang masih menempuh studi.

Diawali dengan presentasi menarik dari Ibu Erma suryani yang menjelaskan tentang tahapan-tahapan yang secara umum dialami oleh student. Mulai dari masa menjadi mahasiswa baru, adaptasi, cara menjalin hubungan dengan professor sampai pengalaman dalam menulis jurnal internasional.

Selanjutnya Bpk Roy Ph.D juga membagi pengalamannya selama menjalani study di NTUST. Beratnya tantangan masa awal kuliah,  mulai dari mata kuliah sampai professor. Namun beliau bertahan karena mengembalikan semua ke motivasi awal ketika down. Beliau juga memberikan 5 langkah yang harus dilalui yaitu (5B) berfikir, bekerja, berdoa, bersabar dan berhasil.


Kisah Pak Dedy juga tak kalah seru. Beliau menceritakan pengalaman buruknya akibat miss communication. Dimana beliau tidak tahu jadwal meeting karena semua tertulis dalam karakter China. Untuk itulah beliau menekankan pentingnya komunikasi baik dangan Professor pembimbing maupun dengan teman lab. Beliau memilih untuk melakukan terapi spiritual ketika sedang down dalam studynya.

Namun dari ketiga pembicara tersebut dapat ditarik kesimpulan ada beberapa hal penting yang harus dilakukan oleh mahasiwa, diantaranya menjaga hubungan baik dengan Professor, mengetahui karakteristik Professor, komunikasi serta perlunya negosiasi. Adapaun tentang publish jurnal mereka sepakat bahwa itu bukan hal yang mudah namun dengan kerja keras dan do’a semuanya pasti bisa dilakukan. Yang terpeting dari jurnal adalah memberikan kontribusi dalam dunia penelitian dan pendidikan. Pak Dedy juga mengingatkan jika jurnal sudah masuk dan perlu revisi, maka jangan pernah menyepelakn. Revisi harus dilakukan dengan sebaik baiknya, sebab banyak kejadian, ketika revisi tidak dilakukan degan baik, jurnal tersebut justru ditolak pada akhirnya.

Sharing yang sangat bermanfaat bukan, selamat kepada para Ph.D dan semoga untuk yang lain segera menyusul. (media Formmit)

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *