Meina, Da’i Cilik di Taoyuan
Written by FORMMIT Monday, 13 February 2012 23:10
[Ahad/12-02-2012] – Siang hari nan cerah, Mei memberikan tausiyahnya mengenai apa saja yang akan dibawa ketika arwah dan raga sudah bisa disatukan kembali, tentang pentingnya menabung untuk akhirat.
Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tumpah ruah di Stasiun Kereta Api Taoyuan hingga stasiun ini seolah-olah disulap menjadi kampung warga Indonesia. Deretan warung Indonesia sudah dipenuhi para TKI yang akan menghadiri Tabligh Akbar di gedung serbaguna dekat Stasiun Taoyuan. Sudah tampak barisan bazar baju, majalah, dan juga makanan di depan gedung acara dilaksanakan.
Acara dimulai dengan bacaan basmallah dan shalawat nabi bersama-sama, kemudian dilanjutkan dengan shalawat dari MTYT dan parody singkat dari Sobat Dunia Akhirat (SDA). Dalam parody singkatnya diterangkan adanya Yayasan Yatim Piatu Buruh Migran Indonesia (BMI) dan kegiatan TKI lainnya. Acara dilanjutkan dengan beberapa sambutan dari Koordinator Pelaksana (Bapak Deny), Bendahara Yayasan BMI (Ibu Muntamah), Kepala KDEI (Bapak Harmen Sembiring), serta dan Bupati Karawang selaku penerima dana santunan dari BMI. Setelah itu, dilaksanakan pula pelantikan Ketua IWAMIT yang baru oleh Bapak Harmen.

Acara puncaknya adalah tausiyah dari sang da’i cilik, Meina Tri Kurniasih. Gadis kecil nan ayu ini menjelaskan tiga hal yang akan dibawa ketika mati yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang sholeh. Mei juga menjelaskan pentingnya memenuhi ketiga hal tersebut dalam upaya menabung untuk kehidupan kekal di akhirat kelak.
Dendangan lagu yang dilantukan Meina dalam dakwahnya membuat sebagian jamaah yang hadir menangis entah haru atau mungkin teringat anak mereka yang kini sebaya dengan Mei. Sesekali Mei memanggil jamaah yang hadir, “Buuu…. Paaaakkk..”. Mei juga memberikan sedikit guyonan dan lawakan khas anak kecil, yang membuat sebagian jamaah tertawa terpingkal-pingkal.

Cerah merona wajah Meina menghiasi acara maulid nabi Muhammad SAW di Taoyuan ini. Untuk pertama kalinya, Mei berdakwah di luar negeri di hadapan lima ratusan pengunjung yang mayoritas adalah TKI. [DWI]



Comments
RSS feed for comments to this post