- reset +
Open Panel
Home
HOME - Programs - FORMMIT Events - Halal Bi Halal FORMMIT 1429 H

Halal Bi Halal FORMMIT 1429 H

Minggu, 2 November 2008. International Building - National Taiwan University of Science and Technology, menjadi saksi berlangsungnya kegiatan Halal Bi Halal FormmiT di tahun ini. Mungkin ada yang bertanya-tanya, bukannya tanggal segitu bulan Syawal sudah lewat? Memang. Keterlambatan ini salah satunya disebabkan karena sulitnya mendapatkan sewa tempat di bulan September. Sehingga kegiatan ini baru dapat dilaksanakan hari Minggu kemarin. Ada pepatah mengatakan, "lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali". Dan tema Halal Bi Halal kali ini masih sama dengan tema pada tahun sebelumnya, Tying Brotherhood & Extending Forgiveness.

 

Ditunjuk sebagai pembawa acara, duet Rizki Ramadhani (NTU) - Della (NTNU) mengiringi acara yang dimulai pada pukul 10.00 waktu Taiwan. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Muhammad Chairul, sedangkan terjemahan bahasa Inggrisnya dibawakan oleh Farida Rahmawati. Keduanya adalah mahasiswa NTUST. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama dibawakan oleh Hendra Kurniawan (NTUST) sebagai Ketua Panitia, dilanjutkan dengan Pak Suhartono selaku Kepala KDEI, Ching-Jong Liao (Wakil Presiden NTUST) sebagai perwakilan dari NTUST, dan juga Saudara Ishaq Ma sebagai perwakilan dari CMA (Chinese Moslem Assocation). Kesemuanya menyambut baik kegiatan ini. Karena selain memperkenalkan Islam dengan tayangan video berbahasa Inggris, kegiatan ini juga sekaligus mempromosikan Indonesia. Di mana di salah satu scene diperlihatkan cara menyunat dengan cara tradisional.

 

Untuk sesi hiburan, Tim Nasyid Utaratu unjuk kebolehan beradu vokal dengan membawakan nasyid dari Raihan yang berjudul 'Thank You Allah'. Masih dengan personel-personel yang sama ketika tampil di acara Halal Bi Halal KDEI. Namun kali ini lebih baik, suaranya lebih terdengar daripada backsound yang mengiringi. Setelah terkesima mendengarkan alunan nasyid, kini giliran Presiden FormmiT yang memberikan tausyiah. Acara berikutnya adalah qasidah yang dibawakan oleh Majelis Ta'lim Yasin Taipei (MTYT) dan ditutup dengan doa oleh Pak Dedi Zulhidayat (NTUST).

 

Sesi salam-salaman yang menjadi khas acara Halal Bi Halal pun menjadi akhir acara sebelum menuju ke acara yang paling ditunggu-tunggu, makan siang. Gado-gado dan Soto Ayam menjadi obat bagi perut-perut para tamu yang sudah bermanja-manja minta diisi. Tidak lupa Es Dawet menemani menu utama sebagai pencuci mulut. Acara ini dihadiri lebih dari 100 orang, yang sebagian besar adalah masyarakat Indonesia baik itu mahasiswa maupun tenaga kerja yang tinggal sementara di Taiwan. Padahal, salah satu tujuannya ada mengenalkan Islam kepada masyarakat setempat.

 

Untuk foto-foto dokumentasi, silakan lihat di Gallery.

 

Add comment


Security code
Refresh