Perkumpulan Pemuda Muslim Taiwan Siap Ambil Bagian
Written by FORMMIT Wednesday, 05 May 2010 22:44

Perkumpulan Pemuda Muslim Taiwan Siap Ambil Bagian
Waktu terus berlalu dan setiap detik yang berjalan tak boleh dilewatkan. Karena disetiap perputaran jam itulah rahmat Allah selalu berlimpahan dan hadirkan kesempatan-kesempat an, bagi siapa saja yang tidak ingin tertinggal dan terus melaju dalam deras arus jaman. Menyadari akan hal ini, Formmit terus bergerak maju dan memanfaatkan setiap kesempatan yang tersedia di depan mata. Seperti dalam jamuan makan malam yang ditawarkan Maryam dan Hanan selaku perwakilan Perkumpulan Pemuda Muslim Taiwan, wilayah Zhong Li, pada Selasa 4 Mei 2010.
Makan malam yang bertempat di sebuah restauran vegetarian di depan Zhongli Senior High School berlangsung dengan penuh aroma kekeluargaan. Beragam progam kerjasama yang bisa dilakukan antara Formmit dan Perkumpulan Pemuda Muslim Taiwan berhasil diramu pada pertemuan tersebut. Khususnya mengenai pre-summer camp dan summer camp yang secara tiga tahun berturut-turut melibatkan Formmit dalam pelaksanaannya. Rencana pelaksanaan Internasional Islamic Fair pun digulirkan dalam diskusi hangat tersebut. Dan alhamdulillah Perkumpulan Pemuda Muslim Taiwan menyambut rancangan tersebut dengan begitu antusias dan siap untuk berkontribusi secara langsung, dengan terlibat dalam kepanitian. "Kita harus bersatu dalam mendakwahkan Islam di Taiwan ini!", ujar Hanan berapi-api menyikapi ajakan kerjasama tersebut. Selanjutnya mereka akan menjadi jembatan penghubung dengan Chinese Muslim Association (CMA) dan pemerintahan Taiwan. Bahkan Perkumpulan Pemuda Muslim Taiwan wilayah Zhongli juga akan turut serta dalam membantu meningkatkan kualitas Buruh Migran Indonesia dengan kesediaan mereka menjadi pengajar Bahasa Cina yang kelasnya akan segera dibuka di Mesjid Longkang, Zhongli. Subhanallah ketika sekat-sekat ras dan bangsa tidak lagi menjadi penghalang, keindahan Islam benar-benar terlihat begitu nyata. Tidak ada ego yang dikedepankan, tidak ada kenikmatan duniawi yang dijadikan landasan yang ada hanya ikatan hati yang terbuhul erat dalam mewujudkan Islam sebagaia rahmatanlil'alamin. Mari semangat kawan!
[Yuherina Gusman]


