Social

Kita Adalah Apa Yang Kita Bicarakan

Maka bisa Anda bayangkan kondisi ini sekarang, jangan-jangan memang tidak ada yang fokus memikirkan pembangunan, tidak ada yang fokus dalam pembinaan petani, nelayan dlsb. – sehingga tidak ada yang layak diberitakan di sektor-sektor ini. Jangan-jangan fokus para pemimpin dan wakil kita memang sibuk ‘memadamkan api’ masalah korupsi yang bermunculan di sana-sini, bukan fokus bagaimana membawa kemakmuran untuk seluruh rakyat di negeri ini.

Ada wisdom dalam bahasa inggris yang kurang lebih berbunyi begini “losers talk about problems, winners talk about idea, solutions and opportunities – para pecundang berbicara tentang masalah, para pemenang berbicara tentang ide-ide, solusi dan peluang”.

Pelajarannya adalah, karena terlalu disibukkan dengan berbagai masalah – sehingga tercermin dalam pemberitaan-pemberitaan (pembicaraan-pembicaraan) yang ada, maka negeri ini satu langkah lebih dekat menuju negeri yang gagal. Jadi kita harus berusaha sekuat tenaga mengubah tema pembicaraan yang kemudian menjadi berita.

Biarlah masalah-masalah hukum, musibah dlsb. ditangani oleh pihak-pihak yang kompeten untuk ini; sedangkan mayoritas kekuatan bangsa harus dikonsentrasikan untuk berbicara tentang ide-ide, solusi-solusi dan peluang-peluang. Ini bisa dilakukan di tingkat nasional maupun pada tingkat individu atau komunitas.

Bukan berarti mengabaikan masalah, tetapi masalah harus bisa diatasi secara proporsional agar tidak menyita waktu kita sehingga tidak tersedia lagi waktu untuk berbicara tentang ide, solusi dan peluang.

Anda bisa mulai melakukan exercise ini di lingkungan kerja Anda masing-masing. Berhentilah mengeluh dan mulailah fokus pada ide, solusi dan peluang – maka ketika ini yang menjadi budaya, insyaallah Anda akan segera menjadi pemenang – apapun bidang Anda.

Kita adalah apa yang kita bicarakan, maka budayakanlah bicara tentang hal-hal yang positif. Ketika kita terpaksa bicara tentang hal yang negatif atau masalah sekalipun, itu dalam konteks untuk mencari solusinya – sehingga yang negative-pun bisa menjadi positif karenanya. InsyaAllah.

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *