Guestbook
Welcome to FORMMIT's Guestbook!
This page is created for the website guests who are willing to express their testimonials, send hellos, give opinions, suggestions or advises.
Please do not use this guestbook for such a personal promotion or advertisement.



Comments
Sukses ya kak..
jadi anyway, adek admin ini org aceh juga ya?
Good luck kak Yani.
Iya, dua point itu opsi yg bs dipilih dlm procedure, krn memang disebutkan 'by one of the following two methods'.
di opsi yg kedua disbtkan dikirim lgsung oleh universitas yg mengeluarkan ijazah dalam amplop tertutup ke OIA NTNU.
kalau memg harus legalisir TETO, susah jg ya? saya di aceh dan tidak punya kenalan di Jakarta
terimakasih byk ya utk info n sarannya. saya sdh hbgi OIA NTNU barusan. mudah2an cepat direspon.
Apakah bisa dicek lagi, itu opsi atau langkah apply, karena sepertinya setelah legalisasi dokumen harus dikirim ke kampus yang dituju (bukan sebagai opsi).
Ijazah tetap dilegalisasi (legalisir) ke TETO Jakarta, bukan ke representative di Malaysia. Legalisir harus mencakup legalisir TETO mbak Yani, karena itu requirement kampus yang dituju (setau saya itu syarat untuk seluruh universitas di Taiwan).
Detail bisa tanya ke hotline TETO : www.teto.or.id atau email ke international affairs NTNU, biasanya segera direspon untuk prospective student.
Mohon bantuan ttg aplikasi ke NTNU. di prosedurnya disebutkan cara melampirkan dokumen ijazah n transkrip nilai ada 2 cara:
1. Documents authenticated and stamped by an ROC representative in the country where the documents were issued.
2. documents are mailed directly to the Division of Recruitment and Development, Office of International Affairs at NTNU by the applicant's school of attendance in a sealed envelope. original copies are required.
permasalahan sy adalah ijazah saya dari USM Malaysia, jd kalau pakai cara pertama, apa harus dileges oleh Dubes ROC di Msia? klau pake cara no.2 bgmana caranya? bisa gak utk apply nya kita pake ijazah legalisir dari kampus aja?
Mohon bantuannya ya. trmakasih sblmnya.
Menurut saya lebih baik suami ibu ngambil studi di aja seperti S2 dekat kampus ibu atau malah di kampus ibu. mudah2an suami ibu dapat beasiswa minimal biaya kuliah gratis tapi kalau suami ibu ambil sekolah bahasa, ibu harus bayar lagi. Pengalaman saya dulu ngambil sekolah bahasa karena sudah mepet mau berangkat sehinga nggak sempat daftar S2. Setelah suami ibu dapat LOA bisa langsung urus visa ke teto berbarengan dengan ibu. Kalau urus visa keluarga sebaiknya urus sendiri. Alhamdulillah saya dapat visa keluarga karena urus sendiri. beberapa pengalaman diurus sama agen tidak bisa diperpanjang malah ada yang harus pulang.
RSS feed for comments to this post