Halaman UtamaTentang FORMMITInformasiAnggotaDownloadKontak
Menu Utama
Halaman Utama
Tentang FORMMIT
Informasi
Anggota
Download
Kontak
Kegiatan
Radio
Training
Kajian
JIKAS
Pernyataan Sikap
Artikel
Politik
Dakwah
Sains & Teknologi
Sosial Budaya
Fiqh
Tutorial
Muslim di Taiwan

 Apa dan bagaimana

menjadi muslim

di Taiwan ?Cool

Klik link tips dan trik ini

 

Login Form





Lost Password?
No account yet? Register
Pesan
Name:

Message:

Galeri Formmit
Milis Formmit

Pengunjung


Last updated : 2008-06-17 19:47:55
Yang sedang berkunjung
Berita Terbaru
Marhaban Sahabat Formmit
(potret) Mengais Rejeki Dengan Sepeda Ontel
Tuesday, 03 April 2007

TARMUJI sudah 11 tahun jadi tukang ojek sepeda di kawasan Kota Tua, Jakarta. Pendapatannya per hari tidak pasti. "Bisa dapat Rp 40.000 sampai Rp 50.000. Tapi itu sudah hebat, genjot seharian, istirahat hanya sebentar," kata Tarmuji, Senin (2/4).

Rata-rata pendapatan bersihnya, sisa setelah dipakai untuk belanja makan siang dan minuman -ia tidak merokok, sebesar Rp 30.000 sehari. Dengan penghasilan sejumlah itulah pria berusia 42 tahun ini menghidupi seorang istri dan lima anak.

Sekedar membandingkan, di mal atau hotel mewah yang menjamur di Ibukota ini, harga secangkir kopi atau segelas jus bisa melampaui pendapatan per hari Tarmuji itu. Inilah fenomena kehidupan kota besar. Kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin sedemikian lebar.

Bagaimana Tarmuji mengatur penggunaan uangnya. "Harus diirit-irit. Saya bilang sama istri agar irit," kata Tarmuji yang tinggal di Kebun Tebu, Rt 16/17, Muara Baru Ujung, Penjaringan, Jakarta Utara. Anak pertama dan keduanya sudah bekerja. "Tapi kerja serabutan, kadang kerja, kadang libur," katanya.foto tukang ojek sepeda

Read more...
 
Resume KAS Minggu Pertama April 2007
Tuesday, 03 April 2007

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam,

Sholawat dan salam semoga tetap tercurah kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW.

Minggu ini, 1 April 2007 adalah pertama kalinya diadakan KAS (Kajian Ahad Sore) di masjid kecil Taipei. Peserta pengajian ini adalah para mahasiswa muslim dan muslimah dan juga beberapa temen-temen tenaga kerja. Kajian yang dilaksanakan setelah training microsoft word, kurang lebih jam 4.40 sampai jam 6 sore menjelang magrib. Kajian kali ini disampaikan oleh pak Agus Muntohar dengan tema "Mengenal Islam". Mohon koreksi ikhwahfillah jika apa yang saya tuliskan ada yang kurang tepat.

Berikut adalah catatan yang sempat saya buat ketika kajian, semoga catatan kecil ini bisa menjadi pengingat saya pribadi serta bermanfaat bagi kita semua, aamien. 

Islam berasal dari kata salim, yang artinya salam, selamat, ataupun berserah diri. Dalam suatu riwayat Rasullullah SAW menjelaskan apa itu islam ketika ditanya oleh sahabat. Beliau menggambarkan sebuah garis lurus yang disebelah kanan kirinya ada banyak garis yang menuju ke arah lain (berbelok). Kemudian beliau bersabda : “Islam adalah jalan yang lurus yang akan membawa kita kepada keselamatan, oleh karenanya ikutah jalan yang lurus itu dan janganlah kamu ikuti jalan yang berbelok karena jalan itu adalah jalan syaithon“.

Seperti yang tertuang di QS. Al-An’am (6) : 153, 161, 162, Allah berfirman : “Dan bahwa (yang Aku perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan yang lain, karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa”(153). “Katakanlah, “Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhan-ku, kepada jalan yang lurus, yaitu agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik”(161). “Katakanlah, “Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam”(162).

Dalam QS. Al-Baqarah(2) : 208, Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu kedalam islam secara kaffah (keseluruhan), dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu“. Masuk islam secara keseluruhan, apa ya maksudnya apakah cukup hanya dengan sahadat, sholat 5 waktu, puasa, kemudian berzakat, dan haji jika mampu (salah satu peserta pengajian bertanya). Ternyata tidak.

Masuk islam secara kaffah ibarat kapur yang tercelup kedalam tinta, tinta meresap kedalamnya sampai ke sela-selanya, artinya kita berislam dengan sungguh-sungguh. Selain itu arti secara kaffah adalah taat kepada Allah dan rasulNya seperti yang tertuang di QS-Ali-Imron(3) : 32, Allah berfirman : “Katakanlah, “Taatilah Allah dan rasulNya, jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir“.

Maha suci Allah yang telah menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman bagi umat islam, sesungguhnya QS Al-Baqarah 208 sangat dahsyat dan orang diluar islam takut jika umat islam masuk islam secara kaffah karena bisa dibayangkan jika umat islam menjalankan islam secara kaffah maka segala yang dilakukan akan sempurna dan itulah yang membuat islam pernah jaya pada jaman kepemimpinan Rasullulah SAW. Nah sekarang masalahnya adalah bagaimana cara taat kepada Allah dan RasulNya ternyata juga memerlukan ilmu atau pengetahuan, dan wajib bagi kita untuk mencari dan mengamalkannya.

Ketaatan kepada Allah dan Rasulnya dapat tercermin dari perilaku kita sehari-hari. Bagaimana kita mengerjakan sesuatu hal dan bangaima kita memandang suatu amalan. Ada 3 hubungan yang kita perlu pahami dan kita ketahui bagaimana caranya. Hubungan itu adalah hubungan manusia dengan TuhanNya (Allah), hubungan manusia dengan manusia lain seperti berdagang, berteman, bagaimana berperilaku dalam keluarga, dll. Dan yang ketiga adalah hubungan manusia dengan dirinya sendiri, contohnya bagaimana ketika kita makan, ataupun beraktifitas sehari-hari.

Banyak ternyata yang harus kita pahami sebagai umat islam, untuk bisa menjadi islam secara kaffah, dan mencapai keselamatan. Hm.. kalau dipikir-pikir apapun yang diajarkan islam memang menuju keselamatan, sebagai contoh hikmah kita berpuasa di bulan ramadhan ternyata untuk kesehatan organ pencernaan kita, dan ada hikmah lainnya selain juga perwujudan iman dan taqwa seorang hamba kepada Tuhan-nya.

Demikian catatan kecil ini, semoga bermanfaat. Jika ada salah itu adalah dari diri saya sendiri dan kebenaran hanyalah dari Allah SWT. Wallahua’lam bishowab.

 

 

 

 

Last Updated ( Tuesday, 03 April 2007 )
 
Luasnya Neraka
Written by Pengikut Rasulullah, SAW   
Monday, 02 April 2007
YA ALLAH YA RAHMAN YA RAHIM, lindungilah dan peliharakanlah kami, kedua ibu bapa kami, suami kami, isteri kami, anak-anak kami, kaum keluarga kami & semua orang Islam dari azab siksa api nerakaMu YA ALLAH.

Sesungguhnya kami tidak layak untuk menduduki syurgaMu YA ALLAH, namun tidak
pula kami sanggup untuk ke nerakaMu YA ALLAH.

Ampunilah dosa-dosa kami, terimalah taubat kami dan terimalah segala ibadah
dan amalan kami dengan RAHMATMU YA ALLAH......AAMIIN. ....
Last Updated ( Saturday, 29 December 2007 )
Read more...
 
Melalui Sirah Nabawiyah Muhammad SAW dalam Memahami Islam
Written by Arie Dipareza   
Sunday, 01 April 2007

Bersama tulisan ini, marilah kita kembali bercermin kepada diri kita masing-masing, sudahkah kita meneladani terhadap apa yang telah diwariskan oleh junjungan Nabi besar Muhammad SAW, bukan melauli ceremonial Milad beliau dalam memahami nilai-nilai luhur agama kita.

Sudahkah kita mengenal nabi kita Muhammad, SAW?

Sudahkah kita belajar dari Rasul kita Muhammad, SAW?

Sudahkah kita senantiasa bersholawat kepada tauladan kita Muhammad, SAW?

 

Last Updated ( Saturday, 29 December 2007 )
Read more...
 
Beberapa Tahapan Dakwah Islamiyah dalam Kehidupan Rasulullah SAW
Written by Abi Hana   
Thursday, 29 March 2007
Beberapa Tahapan Dakwah Islamiyah dalam Kehidupan Rasulullah SAW

Dakwah Islamiyah di masa hidup Nabi saw, sejak bi’tsah hingga wafatnya menempuh empat tahapan :

  1. Pertama, Dakwah secara rahasia, selama tiga tahun.
  2. Kedua, Dakwah secara terang-terangan dengan menggunakan lisan saja tanpa perang, berlangsung sampai hijrah.
  3. Ketiga, Dakwah secara terang-terangan dengan memerangi orang-orang yang menyerang dan memulai peperangan atau kejahatan. Tahapan ini berlangsung sampai tahun perdamaian Hudaibiyah.
  4. Tahapan keempat, Dakwah secara terang-terangan dengan memerangi setiap orang yang menghalangi jalannya dakwah atau menghalangi orang yang masuk Islam. Setelah masa dakwah yang pemberitahuan dari kaum musyrik, anti agama atau penyembah berhala. Pada tahapan inilah syariat Islam dan hukum jihad dalam Islam mencapai kemapanan.

 

Last Updated ( Saturday, 29 December 2007 )
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 Next > End >>

Results 25 - 30 of 42
Islamic Bookstore
Toko buku online yang menyediakan kitab-kitab baik yang berbahasa Inggris maupun Arab, penyedia referensi Agama Islam yang lengkap. Meneriman pengiriman Indonesia.

Do you Really Know the Life of Prophet Muhammad?

top of page
© 2008 Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
eXTReMe Tracker