News

Buka Bersama di KDEI

Acara buka puasa ini juga dihadiri oleh rekan-rekan dari luar Taipei yang menyempatkan diri untuk bersama-sama berbuka puasa, sholat maghrib berjamaah, menyantap hidangan malam, mengikuti ceramah, sholat isya dan tarawih berjamaah.


Acara ceramah pekan ini dipimpin oleh Ustadz Hatta Syamsudin. Intisari ceramah adalah melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan ini dengan:
1. Keikhlasan
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa (QS 2:183)
Sungguh jelas maknanya bahwa berpuasa adalah bagi orang-orang yang beriman, ibadah ini adalah ibadah yang tak tampak. Jika orang lain, dapat melihat, shalat dan ibadah haji kita, namun puasa bukanlah perkara yang dapat dilihat dan kecil sekali kemungkinan berpura-pura dan riya’. Dan balasan atas ibadah berpuasa hanya Allah SWT yang tahu takarannya sebagaimana firman Allah SWT:
“Tiap-tiap amal anak Adam adalah untuk dirinya sendiri, kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan memberi balasan kepadanya..”
(HQR:Bukhari Muslim)
2. Professional dan bersungguh-sungguh
Niat berpuasa adalah untuk Allah SWT dan harus dilakukan dengan bersungguh-sungguh sebab boleh jadi puasa seseorang itu tidak diterima oleh Allah karena yang bersangkutan berpuasa tanpa ilmu yang benar. Seperti sabda Rasulullah:
“Betapa banyak orang yang berpuasa tetapi tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga.”
(HQR:Bukhari Muslim)
3. Istiqomah dan berkelanjutan dari awal hingga akhir
Seringkali kita temui shaf-shaf ibadah berjamaah di bulan Ramadhan hanya penuh pada awal bulan. Astagfirullah, semoga kita tidak termasuk didalamnya.

Wallahu a’lam bis showab
Semoga Allah SWT menerima ibadah kita di bulan Ramadhan. Aamiin.

Comments

comments