Facebook Twitter YouTube RSS
formats

MUKTAMAR FORMMIT VIII

Published on May 6, 2013, by in Announcements, Events, News.

Sesuai dengan AD-ART FORMMIT, masa kepengurusan FORMMIT VII dalam satu periode telah berakhir. Untuk itu, Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan (FORMMIT) menyelenggarakan Muktamar FORMMIT VIII. Acara ini diadakan pada Sabtu – Ahad, 4 – 5 Mei 2013 yang dimulai dari Sabtu malam selepas isya’ hingga Ahad pagi. Acara dimulai dengan makan malam sembari menunggu peserta dari berbagai belahan daerah di Taiwan yang belum datang. Tercatat kurang lebih 50 peserta yang hadir pada Muktamar VIII tersebut.

Pukul 22.00 acara baru dimulai dengan pembukaan oleh moderator, tilawah dan beberapa sambutan oleh Presiden FORMMIT 2012/2013 (Tri Cahyo Wibowo), Ketua KMIT (Bapak Yadi), dan perwakilan KDEI (Bapak Dwi Anto). Setelah itu dilakukan pemilihan pimpinan muktamar. Berdasarkan hasil pemilihan, terpilihlah tiga orang pimpinan muktamar yaitu Aris Sofwan Lutfianto, Muhammad Fitra, dan Indra Kurniawan. Aris Sofwan Lutfianto dipilih sebagai pimpinan muktamar pertama. Dikarenakan waktu sudah hampir tengah malam, para tamu undangan (perwakilan KDEI dan ketua PPI) pamit terlebih dahulu. Sebelum meninggalkan ruangan, tamu undangan beserta peserta melakukan foto bersama.

Capture

Peserta Mukatamar beserta tamu undangan

 2

Pimpinan Muktamar

 Acara dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib MUKTAMAR FORMMIT VIII. Pada tata tertib disebutkan bahwa acara Muktamar ini dibagi dalam empat sesi, sesi pertama adalah pemilihan dewan presidium muktamar, yang kedua pemaparan LPJ FORMMIT VII, ketiga pemilihan presiden FORMMIT VIII, dan yang keempat adalah penentuan Grand design FORMMIT ke depan. Read more…

formats

AISC TAIWAN 2013

Published on May 3, 2013, by in Events, News.

TAICHUNG, FORMMIT – Mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan (FORMMIT), bekerjasama dengan Indonesian Committee of Transfer Technology in Taiwan (IC3T) untuk pertama kalinya mengadakan konferensi tingkat internasional di Taiwan pada tanggal 29 April 2013. Tema yang diambil AISC-Taiwan 2013 adalah “Fostering Growth in Knowledge-Based Economy through Techno-preneurship: Building a Platform for a Smooth Transformation of Innovative Technology to Business”. Konferensi ini telah diadakan selama empat kali sejak tahun 2010. Namun AISC-Taiwan yang sebelumnya khusus untuk pelajar Indonesia, saat ini jangkauannya diperluas untuk pelajar, ilmuwan dan akademisi di berbagai negara.

Burniadi Moballa, ketua panitia konferensi ini, menyampaikan maksud dan tujuan dari diadakannya AISC Taiwan 2013. “Harapannya, AISC Taiwan 2013 dapat menjadi pemicu untuk meningkatkan keefektifan percepatan dan memperluas peluang techno-preneurship di kalangan mahasiswa dan akademisi. Selain itu, dengan melakukan forum ilmiah di Taiwan dapat menciptakan kesempatan bagi para peserta untuk belajar techno-preneurship di Taiwan secara langsung.”

Acara yang berlangsung pada 27 – 29 April 2013 di Asia University, Taichung, Taiwan ini diikuti oleh 140 peserta dan pembicara dari berbagai Negara, seperti Indonesia, Taiwan, Jepang, Malaysia, Vietnam, dan beberapa Negara Asia lainnya. Sebelumnya, sebanyak 270 paper yang digolongkan dalam 9 kluster masuk ke panitia dan direview oleh para reviewer dengan berbagai bidang ilmu dari berbagai Negara.

Acara AISC Taiwan 2013 dibuka oleh Prof. Chung Lin Huang, Dean of International College Asia University, dan wakil Ketua Kantor Dagang Ekonomi Indonesia Harsono Aris Yuwono, dan Chief Secretary of Small Medium and Enterprise Administration-Ministry of Economic Affair, Republic of China. Rangkaian kegiatan AISC-Taiwan dibagi menjadi tiga sesi dalam tiga hari, yaitu seminar, presentasi paper dan kunjungan lapangan.

Pengguntingan Pita Peresmian AIST 2013

Pengguntingan Pita Peresmian AIST 2013

Read more…

formats

“Investigasi” Rasa Guci Guci Cafe

Published on April 22, 2013, by in Halal Food.

TAIPEI, FORMMIT UTARATU – Langit Taipei sore itu (19 April 2013) cukup bersahabat dengan suhu 23 derajat celcius,  kelembaban yang cukup tinggi hari itu membuat udara terasa sangat sejuk. Dan sore itu pula pada pukul 16.30, para “Halal Hunter” berkumpul depan dorm 3 NTUST untuk berangkat menuju Guci Guci Cafe. Sebuah restoran dengan format Cafe bercita rasa Indonesia yang baru saja dibuka dan bertempat di dekat Grand Mosque Taipei.  Dua Minggu yang lalu, tim dari FORMMIT mengecek persyaratan halal menu yang disediakan oleh Guci Guci Cafe, kemudian hari ini kami akan “menginvestigasi” rasa dari menu – menu yang disediakan.

14

 

Sesampainya di Guci Guci Cafe, waktu menunjukkan pukul 18.10. Kami memesan terlebih dahulu beberapa menu dan kemudian kami tinggal untuk menunaikan ibadah sholat Maghrib di Grand Mosque Taipei dengan harapan selesai sholat, hidangan telah tersedia.  Read more…

formats

Guci Cafe: Kafe Halal, Nuansa Indonesia

Published on April 22, 2013, by in Halal Food.

TAIPEI, FORMMIT UTARATU - Bisnis makanan halal di Taiwan semakin menjanjikan. Didukung keinginan yang kuat dari pemerintah Taiwan untuk selalu mempromosikan Taiwan yang  ramah terhadap turis maupun penduduknya yang beragama Islam. Para pebisinis di ibu kota Taiwan juga turut  mengambil peluang untuk menyediakan makanan halal bagi warga maupun turis muslim. Pak Dede salah satunya, warga negara Indonesia yang telah lama tinggal di Taipei, membuka restoran dengan format kafe, yang beliau beri nama Gucci Cafe. Pak Dede melihat besarnya peluang yang ada dengan semakin bertambahnya jumlah umat muslim di Taiwan, sehingga beliau berkeinginan restorannya mendapat sertifikasi Halal dari CMA (Chinese Muslim Association), selain lokasi kafe yang dekat dengan Taipei Grand Mosque. Sebelum menuju proses sertifikasi, Pak Dede mengundang FORMMIT untuk mengecek segala bahan makanan, proses memasak hingga alat – alat yang digunakan apakah telah layak untuk diberi label halal.

Maka pada hari Rabu kemarin (10 April 2013), rekan – rekan dari FORMMIT yang berjumlah 9 orang (terdiri dari Cahyo, Arian, Hadziq, Nedi, Yusuf, Defa, Lilik, Dini, dan Sylvia) menyambangi Guci Cafe yang terletak di Section 2, Xinsheng South Road pada pukul 5 sore. Kehadiran FORMMIT disambut hangat pemilik majalah INTAI sekaligus ketua Diaspora Indonesia-Taiwan. Pak Dede langsung mempersilahkan kami untuk melihat semua bahan dapur, alat serta proses. Tempat awal yang kami amati adalah dapur. Pak Johan, koki Guci Cafe secara terbuka dan sangat kooperatif “membongkar” semua bahan di dapur yang ada untuk kami amati dan cek bahan pembuatnya.

9

 

10 Read more…

formats

SALAM 2013 : Menyambung Ukhuwah di Kampus TMU

Published on April 22, 2013, by in Events.

TAIPEI, FORMMIT UTARATU -  Cuaca cerah dengan pantulan sinar matahari yang tidak terlalu menyilaukan mengiringi langkah beberapa mahasiswa yang akan berangkat menuju kampusnya para dokter dan paramedis pada hari Ahad (3/17) kemarin. Taipei Medical University (TMU) merupakan tempat diadakannya penyambutan mahasiswa baru muslim atau yang lebih dikenal dengan Sambut Kenal Mahasiswa Muslim (SALAM) di wilayah FORMMIT Utara I. Untuk lebih mengenal dan menyambung silaturahim antara mahasiswa muslim di Taiwan, setiap tahunnya akan diadakan acara serupa di tiap-tiap wilayah FORMMIT. Berbeda dengan SALAM 2012 dan SALAM 2011 kemarin, SALAM 2013 dilaksanakan di luar kampus NTUST.

5

Diawali dengan pembukaan oleh MC Eka Adi Prasetyo yang kemudian dilanjutkan dengan tilawah Al Qur’an dari penggalan Surah Al-Mulk oleh Arian Dwi Putra, acara SALAM 2013 pun resmi dibuka. Dilanjutkan dengan pemutaran video sejarah FORMMIT dari mulai awal terbentuk sampai sekarang dimana FORMMIT hampir mencakup semua wilayah Taiwan. Acara penyambutan mahasiswa baru tak lengkap rasanya jika tidak dibarengi dengan sesi Ta’aruf atau perkenalan dari semua mahasiswa yang hadir, baik mahasiswa lama maupun baru. Satu persatu mahasiswa memperkenalkan nama, asal kota, kampus pendidikan S1 dan kampus selama berada di Taiwan. Sembari mendengarkan perkenalan, kami disuguhi berbagai sajian lezat yang telah disiapkan khusus oleh teman-teman TMU. Read more…

Contact Form Powered By : XYZScripts.com